News

Kapal Tanker China Dilaporkan Diserang di Selat Hormuz

Moskow (KABARIN) - Sebuah kapal tanker minyak milik perusahaan China dilaporkan menjadi sasaran serangan di sekitar mulut Selat Hormuz pada awal pekan ini.

Laporan media China, Caixin, menyebut serangan terjadi di dekat Pelabuhan Al Jeer, Uni Emirat Arab, pada Senin (4/5). Insiden itu memicu kebakaran di bagian dek kapal tanker.

Dalam laporan tersebut disebutkan tulisan “China Owner & Crew” terlihat jelas di badan kapal yang diserang.

Peristiwa itu disebut menjadi pertama kalinya kapal asal China terkena serangan di kawasan Selat Hormuz.

Sebelumnya, situasi di kawasan Timur Tengah memanas setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban sipil.

Pada 7 April, Washington dan Teheran sempat menyepakati gencatan senjata. Namun, perundingan lanjutan di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan baru.

Presiden Donald Trump kemudian memutuskan memperpanjang masa gencatan senjata untuk memberi waktu tambahan bagi Iran menyiapkan proposal bersama.

Ketegangan di kawasan itu membuat aktivitas pelayaran di Selat Hormuz nyaris lumpuh. Jalur tersebut selama ini menjadi rute penting pengiriman minyak dan LNG dari kawasan Teluk Persia ke berbagai negara di dunia.

Gangguan distribusi energi itu juga ikut mendorong kenaikan harga minyak global dalam beberapa waktu terakhir.

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: